Rekor Dunia Khitanan Massal akan Jadi Milik Filipina

Jum'at, 7 Safar 1434 H / 21 Desember 2012 08:53

Marikina, Hampir setiap tahun ada yang menggelar khitanan massal di Indonesia, namun rekor dunia tampaknya akan menjadi milik Filipina. Baru-baru ini, negara tersebut mendaftarkan rekor khitanan massal dengan peserta terbanyak yakni 1.500 orang.

Acara yang dinamakan Circumcision Party ini digelar di kota Marikina, sebelah timur kota Manila akhir pekan lalu. Seperti di Indonesia, sebagian besar pesertanya adalah bocah laki-laki dari golongan kurang mampu dan rata-rata berusia 9 tahun ke atas.Selain untuk memecahkan rekor dunia, acara yang didukung dinas kesehatan setempat ini juga bertujuan menyosialisasikan prosedur khitan yang benar. Selama ini, khitanan di Filipina banyak dilakukan oleh tenaga non-medis sehingga kurang terjamin keamanannya.

Dalam tradisi masyarakat Filipina, remaja laki-laki umumnya dikhitan pada masa liburan sekolah antara bulan Maret hingga Mei tiap tahun. Namun karena ongkos khitan di rumah sakit cukup mahal, kebanyakan warga menggunakan jasa juru khitan ilegal.

“Kami telah mendaftarkan acara ini ke Guinness Book of World Records dan kami berharap bisa diakui sebagai khitanan massal dengan peserta terbanyak di dunia,” ungkap wakil walikota Marikina, Jose Fabian seperti dikutip dari NPR, Minggu (8/5/2011).

Sejauh ini, belum ada rekor dunia yang dicatatkan ke Guinness Book of World Records untuk kategori khitanan massal. Sebagai pendaftar pertama, ada kemungkinan Circumcision Party di Filipina bakal diakui sebagai khitanan massal terbanyak di dunia.

Meski begitu, dilihat dari jumlahnya acara tersebut sebenarnya tidak ada apa-apanya dibandingkan khitanan massal yang sering digelar di Indonesia. Menurut catatan Museum Rekor Indonesia (MURI), khitanan massal dengan peserta terbanyak dicetak di Wonosobo Jawa Timur tahun 2006 dengan peserta 2.637 anak.

Jumlah peserta yang lebih banyak juga pernah dicetak sebuah bank swasta pada tahun 2008, yakni sekitar 5.000 anak. Namun torehan ini tidak menggeser rekor sebelumnya, karena tidak digelar di satu lokasi melainkan serempak di 15 kota se-Indonesia.

Rekor lain yang pernah dicatat MURI adalah khitanan massal pertama yang diadakan di dalam bus berjalan, yang dipecahkan di Karanganyar, Jawa Tengah dengan peserta hanya 25 anak. Selain itu, MURI juga mencatat khitanan massal terlama yang dilakukan oleh 1 orang yakni selama 40 jam dengan pasien sebanyak 187 anak di Tabanan, Bali akhir tahun 2010.

sumber : detikHealth

Alamat Pusat Layanan Khitan

KHITAN KEDIRI : Jl.Raya Kediri - Pare No.1 Simpang Lima Gumul (SLG) Telp. 0354.547515 - 546452 HP.085708382700

KHITAN JOMBANG NGORO :
Jl Trunojoyo Ngoro Jombang Telp 081330706330